Oleh Bobby Sant
Kupir (cropping ear) adalah kata sebutan untuk
menyebut pemotongan daun telinga untuk anjing. Di Negara Eropa, kupir
sudah dilarang secara hukum. Hal ini dilakukan untuk menjaga hak asasi
hewan. Tapi dikalangan penggemar anjing trah, keputusan tersebut sangat
disesalkan. Pelarangan kupir menyebabkan populasi anjing yang dikupir
menurun, dan jumlah peserta pameran anjing trah yang dikupir juga
menurun. Mengapa pelarangan kupir ini menyebabkan 2 hal tersebut? .Para
breeder dan penggemar anjing trah yang dikupir mengatakan bahwa anjing
tersebut sudah tidak indah lagi sehingga tidak enak untuk dipandang.
Coba anda bayangkan seekor Dobermann yang tidak dikupir, apakah wajahnya tidak akan seperti anjing Dachshund (Tekel)?
Bagi
penggemar yang berdomisili di Negara yang sudah melakukan pelarangan
kupir biasanya mereka akan mengirim anjingnya ke Negara yang tidak
melakukan pelarangan kupir untuk mejalakan operasi kupir. Setelah
selesai dikupir baru di kirim lagi ke Negara asal. Kesulitan baru
dihadapi jika organisasi kinologi juga ikut melarang anjing yang dikupir
untuk turut serta dalam pameran apalagi kalau juri yang diundang juga
menyetujui pelarangan kupir.
Fungsi Kupir
1. Untuk kebutuhan kosmetik (keindahan)
Seperti trah Dobermann, Miniature Pincher, Schnauzer, Fox Terrier, Great Dane,
dan lain lain akan lebih indah dilihat jika daun telinga mereka di
buang sedikit. Daun telinga yang sebelumnya turun atau terlalu besar
ukurannya akan menjadi berdiri tegak dan bentuknya lebih indah. Bentuk
kepala akan lebih terlihat jelas.
2. Untuk kebutuhan fungsi
Kupir dilakukan untuk beberapa trah anjing seperti Dobermann, American Pit Bull Terrier, Boxer, Dogo Argentino, dan lain-lain untuk mempertegas wajah seramnya, dan mencegah luka pada telinga jika berkelahi. Seperti Boxer atau Dobermann yang di breed
khusus sebagai anjing penjaga, akan lebih seram raut wajahnya jika
dikupir. Hal ini akan mempengaruhi psikiologi musuh yang dihadapi.
Tetapi jika tidak dikupir, bukankah anjing Dobermann akan terlihat seperti anjing Dachshund
yang sangat manis dan manja ?. Anjing aduan atau anjing buru biasanya
juga memerlukan kupir untuk mencegah terlukanya atau tergigitnya daun
telinga.
3. Untuk kesehatan
Anjing
yang dikupir biasanya memiliki kondisi didalam telinga yang lebih
bersih dan kering. Berbeda seperti anjing yang memiliki daun telinga
yang lebar dan menutupi lubang telinga biasanya akan lebih kotor dan
basah. Anjing yang dikupir biasanya juga akan memiliki pendengaran yang
lebih baik daripada sewaktu belum dikupir.
Berikut Proses Kupir
Anjing harus dalam keadaan terbius total. Telinga yang akan di kupir
sebelumnya di mal terlebih dahulu untuk mendapat bentuk yang diinginkan.
Setelah di mal , telinga diberi penjepit agar selama proses tidak mengeluarkan darah yang banyak.
Telinga selesai dijepit dengan penjepit khusus untuk kupir.Kemudian dilakukan proses pemotongan daun telinga dengan pisau khusus. Pisau ini menggunakan suhu panas agar dapat menghentikan pendarahan dengan cepat.
Kemudian dilakukan proses pemotongan daun telinga dengan pisau khusus.
Pisau ini menggunakan suhu panas agar dapat menghentikan pendarahan
dengan cepat.
Setelah dipotong dengan pisau khusus, dilakukan pemotongan lagi dengan gunting operasi biasa untuk merapihkan.
Pada bagian telinga terdapat pembuluh darah yang besar. Bagian ini
memang mengeluarkan darah yang cukup banyak tapi berkat pisau khusus ini
pendarahan dapat cepat dihentikan.
Setelah pendarahan berhenti, bagian ini tetap harus dijahit karena luka akibat operasi ini cukup besar.
Bentuk telinga sesudah dikupir.
Sesudah selesai operasi kupir, kedua telinga disamakan dan ditegakan untuk diplester.
Kedua telinga diplester pada bagian dalam.
Bagian luar telinga juga perlu diplester agar lebih kuat . Proses ini dilakukan agar telinga yang sudah dikupir dapat tegak.
Setelah proses operasi kupir selesai,kepala anjing diberi pelindung agar luka yang masih basah tidak digaruk.
Setelah operasi selesai, anjing harus ditaruh ditempat yang aman karena ketika ia sadar mungkin akan agak sedikit pusing akibat dari obat bius.
AnjingKita.com mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada Alm.Drh.Martopo, Martin Riady, dan Daniel Kwee sehingga artikel
dan proses operasi kupir dapat terealisasi dan diposting di situs ini.
















Tidak ada komentar:
Posting Komentar